Kalender Indonesia

klik untuk ganti tanggal

Kalender 25 April 2019 Lengkap dengan Tanggal Merah

Informasi lengkap penanggalan pada hari Kamis, 25 April 2019 menyajikan perpaduan sistem kalender 20 Syakban 1440 serta tradisi Jawa Kamis Kliwon yang memiliki bobot neptu 16.

Secara astrologi dan elemen keberuntungan, hari ini dinaungi oleh zodiak Taurus serta pengaruh shio Babi Air, sementara kondisi alam ditandai dengan periode Saddha dalam siklus Ketiga (Musim Kemarau).

Terkait agenda publik dan hari besar, status hari ini tercatat sebagai Tanggal ini bukan merupakan hari libur nasional., menjadikannya rujukan komprehensif bagi Anda yang membutuhkan data akurat untuk menentukan hari baik, kegiatan adat, maupun perencanaan aktivitas harian.

Informasi Tanggal

Hari

Kamis

Hari ke

115 / 365

Minggu ke

17

Sisa hari

250

Kalender Hijriah

Tanggal Hijriah

20 Syakban 1440 H

Bulan ke

0 · Syakban

Berdasarkan siklus rembulan

Tanggal

20 / Siklus Bulan

Berdasarkan konversi kalender Masehi standar ke sistem penanggalan Hijriah.

Zodiak

Taurus

20 April - 20 Mei

Elemen

Bumi

Sifat

Teted (Fixed)

Planet

Venus

Shio

Babi

Shio Tahun 2019

Elemen

Air

Perhitungan berdasarkan tahun Masehi secara merata.

Kalender Jawa

Weton

Kamis Kliwon

Kamis · urip 8 + Kliwon · urip 8 = Neptu 16

Tahun Jawa

1952

Windu Sancaya

Wuku (Siklus Mingguan)

Pahang

Pancasuda

Tunggak Semi

Rejeki mudah mengalir, murah sandang pangan

Pranata Mangsa (Musim Jawa)

Siklus Pranata Mangsa

Saddha

41 hari · Ketiga (Musim Kemarau)

Fenomena Alam

Air surut, udara dingin bertiup pada pagi hari

Panduan Pertanian

Tanam palawija gelombang kedua

Wewaran (Siklus Hari)

Siklus Nama Keterangan
Ekawara Luang Siklus 1 hari
Dwiwara Menga Siklus 2 hari
Triwara Kajeng Siklus 3 hari
Caturwara Sri Siklus 4 hari
Pancawara Pon Pasaran
Sadwara Urukung Paringkelan
Saptawara Buda Ganti Hari
Astawara Sri Padewan
Sangawara Erangan Padangon
Dasawara Manusa Siklus 10 hari

Pertanyaan Seputar 25 April 2019

Jatuh pada hari apakah rincian tanggal 25 April 2019 menurut berbagai sistem penanggalan?

Apabila merujuk secara langsung pada kalender masehi standar, tanggal 25 April 2019 secara pasti jatuh pada hari Kamis. Sementara itu, apabila kita bedah menggunakan sistem penanggalan komprehensif kalender Jawa, tanggal ini bertepatan secara persis dengan hari pasaran Kamis Kliwon dan bernaung di bawah payung wuku Pahang.

Apakah secara resmi tanggal 25 April 2019 ditetapkan sebagai hari libur?

Jawabannya adalah tidak. Menurut SKB ketetapan kalender resmi, tanggal 25 April 2019 bukanlah tergolong sebagai hari libur nasional dan juga tidak dijadwalkan sebagai cuti bersama.

Jika dikonversikan secara presisi, bertepatan dengan tanggal berapakah 25 April 2019 dalam kalender Hijriah Islam?

Dalam sistem penanggalan kalender Islam (Hijriah) yang mengacu pada fase peredaran bulan mengelilingi bumi, ketetapan waktu untuk tanggal Masehi 25 April 2019 secara matematis dikonversi menjadi persis tanggal 20 Syakban 1440 H.

Termasuk ke dalam klasifikasi zodiak apakah rentang kelahiran di bulan April ini?

Seseorang yang secara istimewa lahir pada rentang periode di sekitar tanggal 25 April ini dipastikan akan berada kokoh pada naungan konstelasi zodiak Taurus ♉. Mereka yang memegang lambang zodiak ini diyakini memiliki karakter inti yang senantiasa didorong oleh kekuatan elemen Bumi.

Apa shio yang mengendalikan dan memayungi perjalanan sepanjang siklus tahun 2019 ini?

Bagi orang-orang yang kelahirannya terjadi di sepanjang kemunculan tahun 2019 ini, mereka tergolong dan diakui memiliki simbol identitas shio Babi 🐷. Penentuan lambang shio ini sejatinya secara teratur bekerja dan berotasi berdasarkan siklus perputaran 12 lambang hewan di dalam ilmu astrologi tradisional Tionghoa.

Bagaimana rincian kalkulasi total jumlah hitungan neptu untuk weton Jawa Kamis Kliwon?

Berdasarkan rumusan kalkulasi ilmu luhur kuno yang tertuang di dalam kitab kalender Primbon Jawa, jumlah akumulasi neptu keseluruhan untuk weton Kamis Kliwon tersebut adalah sebesar 16. Nilai akhir skor peruntungan ini sejatinya didapatkan dengan cara menjumlahkan besaran nilai urip pakem dari komponen hari Kamis (yakni sebesar 8) dengan rincian nilai sakral dari komponen pasaran Kliwon (yakni sebesar 8).