Kalender Indonesia

klik untuk ganti tanggal

Kalender 1 Juni 2020 Lengkap dengan Tanggal Merah

Informasi lengkap penanggalan pada hari Senin, 1 Juni 2020 menyajikan perpaduan sistem kalender 10 Syawal 1441 serta tradisi Jawa Senin Pon yang memiliki bobot neptu 11.

Secara astrologi dan elemen keberuntungan, hari ini dinaungi oleh zodiak Gemini serta pengaruh shio Tikus Kayu, sementara kondisi alam ditandai dengan periode Saddha dalam siklus Ketiga (Musim Kemarau).

Terkait agenda publik dan hari besar, status hari ini tercatat sebagai Tanggal ini bukan merupakan hari libur nasional., menjadikannya rujukan komprehensif bagi Anda yang membutuhkan data akurat untuk menentukan hari baik, kegiatan adat, maupun perencanaan aktivitas harian.

Informasi Tanggal

Hari

Senin

Hari ke

153 / 366

Minggu ke

23

Sisa hari

213

Kalender Hijriah

Tanggal Hijriah

10 Syawal 1441 H

Bulan ke

10 · Syawal

Berdasarkan siklus rembulan

Tanggal

10 / Siklus Bulan

Berdasarkan konversi kalender Masehi standar ke sistem penanggalan Hijriah.

Zodiak

Gemini

21 Mei - 20 Juni

Elemen

Udara

Sifat

Ganda (Mutable)

Planet

Merkurius

Shio

Tikus

Shio Tahun 2020

Elemen

Kayu

Perhitungan berdasarkan tahun Masehi secara merata.

Kalender Jawa

Weton

Senin Pon

Senin · urip 4 + Pon · urip 7 = Neptu 11

Tahun Jawa

1953

Windu Sancaya

Wuku (Siklus Mingguan)

Mandasiya

Pancasuda

Sumur Sinaba

Seperti sumur tertutup batu, perlu usaha dan bijaksana

Pranata Mangsa (Musim Jawa)

Siklus Pranata Mangsa

Saddha

41 hari · Ketiga (Musim Kemarau)

Fenomena Alam

Air surut, udara dingin bertiup pada pagi hari

Panduan Pertanian

Tanam palawija gelombang kedua

Wewaran (Siklus Hari)

Siklus Nama Keterangan
Ekawara - Siklus 1 hari
Dwiwara Pepet Siklus 2 hari
Triwara Pasah Siklus 3 hari
Caturwara Menala Siklus 4 hari
Pancawara Umanis Pasaran
Sadwara Paniron Paringkelan
Saptawara Redite Ganti Hari
Astawara Yama Padewan
Sangawara Nohan Padangon
Dasawara Raksasa Siklus 10 hari

Pertanyaan Seputar 1 Juni 2020

Jatuh pada hari apakah rincian tanggal 1 Juni 2020 menurut berbagai sistem penanggalan?

Apabila merujuk secara langsung pada kalender masehi standar, tanggal 1 Juni 2020 secara pasti jatuh pada hari Senin. Sementara itu, apabila kita bedah menggunakan sistem penanggalan komprehensif kalender Jawa, tanggal ini bertepatan secara persis dengan hari pasaran Senin Pon dan bernaung di bawah payung wuku Mandasiya.

Apakah secara resmi tanggal 1 Juni 2020 ditetapkan sebagai hari libur?

Jawabannya adalah tidak. Menurut SKB ketetapan kalender resmi, tanggal 1 Juni 2020 bukanlah tergolong sebagai hari libur nasional dan juga tidak dijadwalkan sebagai cuti bersama.

Jika dikonversikan secara presisi, bertepatan dengan tanggal berapakah 1 Juni 2020 dalam kalender Hijriah Islam?

Dalam sistem penanggalan kalender Islam (Hijriah) yang mengacu pada fase peredaran bulan mengelilingi bumi, ketetapan waktu untuk tanggal Masehi 1 Juni 2020 secara matematis dikonversi menjadi persis tanggal 10 Syawal 1441 H.

Termasuk ke dalam klasifikasi zodiak apakah rentang kelahiran di bulan Juni ini?

Seseorang yang secara istimewa lahir pada rentang periode di sekitar tanggal 1 Juni ini dipastikan akan berada kokoh pada naungan konstelasi zodiak Gemini ♊. Mereka yang memegang lambang zodiak ini diyakini memiliki karakter inti yang senantiasa didorong oleh kekuatan elemen Udara.

Apa shio yang mengendalikan dan memayungi perjalanan sepanjang siklus tahun 2020 ini?

Bagi orang-orang yang kelahirannya terjadi di sepanjang kemunculan tahun 2020 ini, mereka tergolong dan diakui memiliki simbol identitas shio Tikus 🐭. Penentuan lambang shio ini sejatinya secara teratur bekerja dan berotasi berdasarkan siklus perputaran 12 lambang hewan di dalam ilmu astrologi tradisional Tionghoa.

Bagaimana rincian kalkulasi total jumlah hitungan neptu untuk weton Jawa Senin Pon?

Berdasarkan rumusan kalkulasi ilmu luhur kuno yang tertuang di dalam kitab kalender Primbon Jawa, jumlah akumulasi neptu keseluruhan untuk weton Senin Pon tersebut adalah sebesar 11. Nilai akhir skor peruntungan ini sejatinya didapatkan dengan cara menjumlahkan besaran nilai urip pakem dari komponen hari Senin (yakni sebesar 4) dengan rincian nilai sakral dari komponen pasaran Pon (yakni sebesar 7).