Kalender Indonesia

klik untuk ganti tanggal

Kalender 5 Agustus 2023 Lengkap dengan Tanggal Merah

Informasi lengkap penanggalan pada hari Sabtu, 5 Agustus 2023 menyajikan perpaduan sistem kalender 19 Muharam 1445 serta tradisi Jawa Sabtu Pon yang memiliki bobot neptu 16.

Secara astrologi dan elemen keberuntungan, hari ini dinaungi oleh zodiak Leo serta pengaruh shio Kelinci Api, sementara kondisi alam ditandai dengan periode Karo dalam siklus Ketiga (Musim Kemarau).

Terkait agenda publik dan hari besar, status hari ini tercatat sebagai Tanggal ini bukan merupakan hari libur nasional., menjadikannya rujukan komprehensif bagi Anda yang membutuhkan data akurat untuk menentukan hari baik, kegiatan adat, maupun perencanaan aktivitas harian.

Informasi Tanggal

Hari

Sabtu

Hari ke

217 / 365

Minggu ke

31

Sisa hari

148

Kalender Hijriah

Tanggal Hijriah

19 Muharam 1445 H

Bulan ke

0 · Muharam

Berdasarkan siklus rembulan

Tanggal

19 / Siklus Bulan

Berdasarkan konversi kalender Masehi standar ke sistem penanggalan Hijriah.

Zodiak

Leo

23 Juli - 22 Agustus

Elemen

Api

Sifat

Teted (Fixed)

Planet

Matahari

Shio

Kelinci

Shio Tahun 2023

Elemen

Api

Perhitungan berdasarkan tahun Masehi secara merata.

Kalender Jawa

Weton

Sabtu Pon

Sabtu · urip 9 + Pon · urip 7 = Neptu 16

Tahun Jawa

1956

Windu Sancaya

Wuku (Siklus Mingguan)

Dukut

Pancasuda

Tunggak Semi

Rejeki mudah mengalir, murah sandang pangan

Pranata Mangsa (Musim Jawa)

Siklus Pranata Mangsa

Karo

23 hari · Ketiga (Musim Kemarau)

Fenomena Alam

Tanah retak membelah (Nela)

Panduan Pertanian

Menanam kacang dan palawija lain

Wewaran (Siklus Hari)

Siklus Nama Keterangan
Ekawara - Siklus 1 hari
Dwiwara Pepet Siklus 2 hari
Triwara Kajeng Siklus 3 hari
Caturwara Menala Siklus 4 hari
Pancawara Umanis Pasaran
Sadwara Maulu Paringkelan
Saptawara Sukra Ganti Hari
Astawara Yama Padewan
Sangawara Gigis Padangon
Dasawara Raksasa Siklus 10 hari

Pertanyaan Seputar 5 Agustus 2023

Jatuh pada hari apakah rincian tanggal 5 Agustus 2023 menurut berbagai sistem penanggalan?

Apabila merujuk secara langsung pada kalender masehi standar, tanggal 5 Agustus 2023 secara pasti jatuh pada hari Sabtu. Sementara itu, apabila kita bedah menggunakan sistem penanggalan komprehensif kalender Jawa, tanggal ini bertepatan secara persis dengan hari pasaran Sabtu Pon dan bernaung di bawah payung wuku Dukut.

Apakah secara resmi tanggal 5 Agustus 2023 ditetapkan sebagai hari libur?

Jawabannya adalah tidak. Menurut SKB ketetapan kalender resmi, tanggal 5 Agustus 2023 bukanlah tergolong sebagai hari libur nasional dan juga tidak dijadwalkan sebagai cuti bersama.

Jika dikonversikan secara presisi, bertepatan dengan tanggal berapakah 5 Agustus 2023 dalam kalender Hijriah Islam?

Dalam sistem penanggalan kalender Islam (Hijriah) yang mengacu pada fase peredaran bulan mengelilingi bumi, ketetapan waktu untuk tanggal Masehi 5 Agustus 2023 secara matematis dikonversi menjadi persis tanggal 19 Muharam 1445 H.

Termasuk ke dalam klasifikasi zodiak apakah rentang kelahiran di bulan Agustus ini?

Seseorang yang secara istimewa lahir pada rentang periode di sekitar tanggal 5 Agustus ini dipastikan akan berada kokoh pada naungan konstelasi zodiak Leo ♌. Mereka yang memegang lambang zodiak ini diyakini memiliki karakter inti yang senantiasa didorong oleh kekuatan elemen Api.

Apa shio yang mengendalikan dan memayungi perjalanan sepanjang siklus tahun 2023 ini?

Bagi orang-orang yang kelahirannya terjadi di sepanjang kemunculan tahun 2023 ini, mereka tergolong dan diakui memiliki simbol identitas shio Kelinci 🐰. Penentuan lambang shio ini sejatinya secara teratur bekerja dan berotasi berdasarkan siklus perputaran 12 lambang hewan di dalam ilmu astrologi tradisional Tionghoa.

Bagaimana rincian kalkulasi total jumlah hitungan neptu untuk weton Jawa Sabtu Pon?

Berdasarkan rumusan kalkulasi ilmu luhur kuno yang tertuang di dalam kitab kalender Primbon Jawa, jumlah akumulasi neptu keseluruhan untuk weton Sabtu Pon tersebut adalah sebesar 16. Nilai akhir skor peruntungan ini sejatinya didapatkan dengan cara menjumlahkan besaran nilai urip pakem dari komponen hari Sabtu (yakni sebesar 9) dengan rincian nilai sakral dari komponen pasaran Pon (yakni sebesar 7).