Kalender Indonesia

klik untuk ganti tanggal

Kalender 29 Agustus 2024 Lengkap dengan Tanggal Merah

Informasi lengkap penanggalan pada hari Kamis, 29 Agustus 2024 menyajikan perpaduan sistem kalender 25 Safar 1446 serta tradisi Jawa Kamis Pon yang memiliki bobot neptu 15.

Secara astrologi dan elemen keberuntungan, hari ini dinaungi oleh zodiak Virgo serta pengaruh shio Naga Tanah, sementara kondisi alam ditandai dengan periode Katiga dalam siklus Ketiga (Musim Kemarau).

Terkait agenda publik dan hari besar, status hari ini tercatat sebagai Tanggal ini bukan merupakan hari libur nasional., menjadikannya rujukan komprehensif bagi Anda yang membutuhkan data akurat untuk menentukan hari baik, kegiatan adat, maupun perencanaan aktivitas harian.

Informasi Tanggal

Hari

Kamis

Hari ke

242 / 366

Minggu ke

35

Sisa hari

124

Kalender Hijriah

Tanggal Hijriah

25 Safar 1446 H

Bulan ke

2 ยท Safar

Berdasarkan siklus rembulan

Tanggal

25 / Siklus Bulan

Berdasarkan konversi kalender Masehi standar ke sistem penanggalan Hijriah.

Zodiak

Virgo

23 Agustus - 22 September

Elemen

Bumi

Sifat

Ganda (Mutable)

Planet

Merkurius

Shio

Naga

Shio Tahun 2024

Elemen

Tanah

Perhitungan berdasarkan tahun Masehi secara merata.

Kalender Jawa

Weton

Kamis Pon

Kamis ยท urip 8 + Pon ยท urip 7 = Neptu 15

Tahun Jawa

1957

Windu Sancaya

Wuku (Siklus Mingguan)

Bala

Pancasuda

Wasesa Segara

Pemaaf, suka menolong, berwibawa

Pranata Mangsa (Musim Jawa)

Siklus Pranata Mangsa

Katiga

24 hari ยท Ketiga (Musim Kemarau)

Fenomena Alam

Sumur mengering, udara sangat panas

Panduan Pertanian

Masa panen palawija

Wewaran (Siklus Hari)

Siklus Nama Keterangan
Ekawara - Siklus 1 hari
Dwiwara Pepet Siklus 2 hari
Triwara Kajeng Siklus 3 hari
Caturwara Laba Siklus 4 hari
Pancawara Umanis Pasaran
Sadwara Maulu Paringkelan
Saptawara Buda Ganti Hari
Astawara Indra Padewan
Sangawara Erangan Padangon
Dasawara Raksasa Siklus 10 hari

Pertanyaan Seputar 29 Agustus 2024

Jatuh pada hari apakah rincian tanggal 29 Agustus 2024 menurut berbagai sistem penanggalan?

Apabila merujuk secara langsung pada kalender masehi standar, tanggal 29 Agustus 2024 secara pasti jatuh pada hari Kamis. Sementara itu, apabila kita bedah menggunakan sistem penanggalan komprehensif kalender Jawa, tanggal ini bertepatan secara persis dengan hari pasaran Kamis Pon dan bernaung di bawah payung wuku Bala.

Apakah secara resmi tanggal 29 Agustus 2024 ditetapkan sebagai hari libur?

Jawabannya adalah tidak. Menurut SKB ketetapan kalender resmi, tanggal 29 Agustus 2024 bukanlah tergolong sebagai hari libur nasional dan juga tidak dijadwalkan sebagai cuti bersama.

Jika dikonversikan secara presisi, bertepatan dengan tanggal berapakah 29 Agustus 2024 dalam kalender Hijriah Islam?

Dalam sistem penanggalan kalender Islam (Hijriah) yang mengacu pada fase peredaran bulan mengelilingi bumi, ketetapan waktu untuk tanggal Masehi 29 Agustus 2024 secara matematis dikonversi menjadi persis tanggal 25 Safar 1446 H.

Termasuk ke dalam klasifikasi zodiak apakah rentang kelahiran di bulan Agustus ini?

Seseorang yang secara istimewa lahir pada rentang periode di sekitar tanggal 29 Agustus ini dipastikan akan berada kokoh pada naungan konstelasi zodiak Virgo โ™. Mereka yang memegang lambang zodiak ini diyakini memiliki karakter inti yang senantiasa didorong oleh kekuatan elemen Bumi.

Apa shio yang mengendalikan dan memayungi perjalanan sepanjang siklus tahun 2024 ini?

Bagi orang-orang yang kelahirannya terjadi di sepanjang kemunculan tahun 2024 ini, mereka tergolong dan diakui memiliki simbol identitas shio Naga ๐Ÿ‰. Penentuan lambang shio ini sejatinya secara teratur bekerja dan berotasi berdasarkan siklus perputaran 12 lambang hewan di dalam ilmu astrologi tradisional Tionghoa.

Bagaimana rincian kalkulasi total jumlah hitungan neptu untuk weton Jawa Kamis Pon?

Berdasarkan rumusan kalkulasi ilmu luhur kuno yang tertuang di dalam kitab kalender Primbon Jawa, jumlah akumulasi neptu keseluruhan untuk weton Kamis Pon tersebut adalah sebesar 15. Nilai akhir skor peruntungan ini sejatinya didapatkan dengan cara menjumlahkan besaran nilai urip pakem dari komponen hari Kamis (yakni sebesar 8) dengan rincian nilai sakral dari komponen pasaran Pon (yakni sebesar 7).