Kalender Indonesia

klik untuk ganti tanggal

Kalender 25 Januari 2023 Lengkap dengan Tanggal Merah

Informasi lengkap penanggalan pada hari Rabu, 25 Januari 2023 menyajikan perpaduan sistem kalender 4 Rajab 1444 serta tradisi Jawa Rabu Legi yang memiliki bobot neptu 12.

Secara astrologi dan elemen keberuntungan, hari ini dinaungi oleh zodiak Aquarius serta pengaruh shio Kelinci Api, sementara kondisi alam ditandai dengan periode Saddha dalam siklus Ketiga (Musim Kemarau).

Terkait agenda publik dan hari besar, status hari ini tercatat sebagai Tanggal ini bukan merupakan hari libur nasional., menjadikannya rujukan komprehensif bagi Anda yang membutuhkan data akurat untuk menentukan hari baik, kegiatan adat, maupun perencanaan aktivitas harian.

Informasi Tanggal

Hari

Rabu

Hari ke

25 / 365

Minggu ke

4

Sisa hari

340

Kalender Hijriah

Tanggal Hijriah

4 Rajab 1444 H

Bulan ke

7 · Rajab

Berdasarkan siklus rembulan

Tanggal

4 / Siklus Bulan

Berdasarkan konversi kalender Masehi standar ke sistem penanggalan Hijriah.

Zodiak

Aquarius

20 Januari - 18 Februari

Elemen

Udara

Sifat

Teted (Fixed)

Planet

Uranus

Shio

Kelinci

Shio Tahun 2023

Elemen

Api

Perhitungan berdasarkan tahun Masehi secara merata.

Kalender Jawa

Weton

Rabu Legi

Rabu · urip 7 + Legi · urip 5 = Neptu 12

Tahun Jawa

1956

Windu Sancaya

Wuku (Siklus Mingguan)

Landep

Pancasuda

Bumi Kapetak

Pendiam, tabah, suka bekerja keras

Pranata Mangsa (Musim Jawa)

Siklus Pranata Mangsa

Saddha

41 hari · Ketiga (Musim Kemarau)

Fenomena Alam

Air surut, udara dingin bertiup pada pagi hari

Panduan Pertanian

Tanam palawija gelombang kedua

Wewaran (Siklus Hari)

Siklus Nama Keterangan
Ekawara - Siklus 1 hari
Dwiwara Pepet Siklus 2 hari
Triwara Kajeng Siklus 3 hari
Caturwara Menala Siklus 4 hari
Pancawara Wage Pasaran
Sadwara Maulu Paringkelan
Saptawara Anggara Ganti Hari
Astawara Yama Padewan
Sangawara Dadi Padangon
Dasawara Raja Siklus 10 hari

Pertanyaan Seputar 25 Januari 2023

Jatuh pada hari apakah rincian tanggal 25 Januari 2023 menurut berbagai sistem penanggalan?

Apabila merujuk secara langsung pada kalender masehi standar, tanggal 25 Januari 2023 secara pasti jatuh pada hari Rabu. Sementara itu, apabila kita bedah menggunakan sistem penanggalan komprehensif kalender Jawa, tanggal ini bertepatan secara persis dengan hari pasaran Rabu Legi dan bernaung di bawah payung wuku Landep.

Apakah secara resmi tanggal 25 Januari 2023 ditetapkan sebagai hari libur?

Jawabannya adalah tidak. Menurut SKB ketetapan kalender resmi, tanggal 25 Januari 2023 bukanlah tergolong sebagai hari libur nasional dan juga tidak dijadwalkan sebagai cuti bersama.

Jika dikonversikan secara presisi, bertepatan dengan tanggal berapakah 25 Januari 2023 dalam kalender Hijriah Islam?

Dalam sistem penanggalan kalender Islam (Hijriah) yang mengacu pada fase peredaran bulan mengelilingi bumi, ketetapan waktu untuk tanggal Masehi 25 Januari 2023 secara matematis dikonversi menjadi persis tanggal 4 Rajab 1444 H.

Termasuk ke dalam klasifikasi zodiak apakah rentang kelahiran di bulan Januari ini?

Seseorang yang secara istimewa lahir pada rentang periode di sekitar tanggal 25 Januari ini dipastikan akan berada kokoh pada naungan konstelasi zodiak Aquarius ♒. Mereka yang memegang lambang zodiak ini diyakini memiliki karakter inti yang senantiasa didorong oleh kekuatan elemen Udara.

Apa shio yang mengendalikan dan memayungi perjalanan sepanjang siklus tahun 2023 ini?

Bagi orang-orang yang kelahirannya terjadi di sepanjang kemunculan tahun 2023 ini, mereka tergolong dan diakui memiliki simbol identitas shio Kelinci 🐰. Penentuan lambang shio ini sejatinya secara teratur bekerja dan berotasi berdasarkan siklus perputaran 12 lambang hewan di dalam ilmu astrologi tradisional Tionghoa.

Bagaimana rincian kalkulasi total jumlah hitungan neptu untuk weton Jawa Rabu Legi?

Berdasarkan rumusan kalkulasi ilmu luhur kuno yang tertuang di dalam kitab kalender Primbon Jawa, jumlah akumulasi neptu keseluruhan untuk weton Rabu Legi tersebut adalah sebesar 12. Nilai akhir skor peruntungan ini sejatinya didapatkan dengan cara menjumlahkan besaran nilai urip pakem dari komponen hari Rabu (yakni sebesar 7) dengan rincian nilai sakral dari komponen pasaran Legi (yakni sebesar 5).