Kalender Indonesia
Kalender 22 Maret 2026 Lengkap dengan Tanggal Merah
Informasi lengkap penanggalan pada hari Minggu, 22 Maret 2026 menyajikan perpaduan sistem kalender 3 Syawal 1447 serta tradisi Jawa Minggu Pon yang memiliki bobot neptu 12.
Secara astrologi dan elemen keberuntungan, hari ini dinaungi oleh zodiak Aries serta pengaruh shio Kuda Logam, sementara kondisi alam ditandai dengan periode Saddha dalam siklus Ketiga (Musim Kemarau).
Terkait agenda publik dan hari besar, status hari ini tercatat sebagai Tanggal ini merupakan hari libur nasional, yaitu Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah., menjadikannya rujukan komprehensif bagi Anda yang membutuhkan data akurat untuk menentukan hari baik, kegiatan adat, maupun perencanaan aktivitas harian.
Hari Libur / Peringatan
- Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah
Informasi Tanggal
Hari
Minggu
Hari ke
81 / 365
Minggu ke
12
Sisa hari
284
Kalender Hijriah
Tanggal Hijriah
3 Syawal 1447 H
Bulan ke
10 · Syawal
Berdasarkan siklus rembulan
Tanggal
3 / Siklus Bulan
Zodiak
Aries
21 Maret - 19 April
Elemen
Api
Sifat
Kardinal
Planet
Mars
Shio
Kuda
Shio Tahun 2026
Elemen
Logam
Kalender Jawa
Weton
Minggu Pon
Tahun Jawa
1959
Windu Sancaya
Wuku (Siklus Mingguan)
Kuruwelut
Pancasuda
Bumi Kapetak
Pendiam, tabah, suka bekerja keras
Pranata Mangsa (Musim Jawa)
Siklus Pranata Mangsa
Saddha
Fenomena Alam
Air surut, udara dingin bertiup pada pagi hari
Panduan Pertanian
Tanam palawija gelombang kedua
Wewaran (Siklus Hari)
| Siklus | Nama | Keterangan |
|---|---|---|
| Ekawara | - | Siklus 1 hari |
| Dwiwara | Pepet | Siklus 2 hari |
| Triwara | Kajeng | Siklus 3 hari |
| Caturwara | Menala | Siklus 4 hari |
| Pancawara | Umanis | Pasaran |
| Sadwara | Maulu | Paringkelan |
| Saptawara | Saniscara | Ganti Hari |
| Astawara | Yama | Padewan |
| Sangawara | Dadi | Padangon |
| Dasawara | Raksasa | Siklus 10 hari |
Pertanyaan Seputar 22 Maret 2026
Jatuh pada hari apakah rincian tanggal 22 Maret 2026 menurut berbagai sistem penanggalan?
Apabila merujuk secara langsung pada kalender masehi standar, tanggal 22 Maret 2026 secara pasti jatuh pada hari Minggu. Sementara itu, apabila kita bedah menggunakan sistem penanggalan komprehensif kalender Jawa, tanggal ini bertepatan secara persis dengan hari pasaran Minggu Pon dan bernaung di bawah payung wuku Kuruwelut.
Apakah secara resmi tanggal 22 Maret 2026 ditetapkan sebagai hari libur?
Tentu saja! Tanggal 22 Maret 2026 ini telah ditetapkan sebagai tanggal merah sekaligus hari libur nasional oleh pemerintah dalam rangka memperingati perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah secara serentak di seluruh penjuru negeri.
Jika dikonversikan secara presisi, bertepatan dengan tanggal berapakah 22 Maret 2026 dalam kalender Hijriah Islam?
Dalam sistem penanggalan kalender Islam (Hijriah) yang mengacu pada fase peredaran bulan mengelilingi bumi, ketetapan waktu untuk tanggal Masehi 22 Maret 2026 secara matematis dikonversi menjadi persis tanggal 3 Syawal 1447 H.
Termasuk ke dalam klasifikasi zodiak apakah rentang kelahiran di bulan Maret ini?
Seseorang yang secara istimewa lahir pada rentang periode di sekitar tanggal 22 Maret ini dipastikan akan berada kokoh pada naungan konstelasi zodiak Aries ♈. Mereka yang memegang lambang zodiak ini diyakini memiliki karakter inti yang senantiasa didorong oleh kekuatan elemen Api.
Apa shio yang mengendalikan dan memayungi perjalanan sepanjang siklus tahun 2026 ini?
Bagi orang-orang yang kelahirannya terjadi di sepanjang kemunculan tahun 2026 ini, mereka tergolong dan diakui memiliki simbol identitas shio Kuda 🐴. Penentuan lambang shio ini sejatinya secara teratur bekerja dan berotasi berdasarkan siklus perputaran 12 lambang hewan di dalam ilmu astrologi tradisional Tionghoa.
Bagaimana rincian kalkulasi total jumlah hitungan neptu untuk weton Jawa Minggu Pon?
Berdasarkan rumusan kalkulasi ilmu luhur kuno yang tertuang di dalam kitab kalender Primbon Jawa, jumlah akumulasi neptu keseluruhan untuk weton Minggu Pon tersebut adalah sebesar 12. Nilai akhir skor peruntungan ini sejatinya didapatkan dengan cara menjumlahkan besaran nilai urip pakem dari komponen hari Minggu (yakni sebesar 5) dengan rincian nilai sakral dari komponen pasaran Pon (yakni sebesar 7).