Kalender Indonesia

klik untuk ganti tanggal

Kalender 22 Juni 2021 Lengkap dengan Tanggal Merah

Informasi lengkap penanggalan pada hari Selasa, 22 Juni 2021 menyajikan perpaduan sistem kalender 12 Zulkaidah 1442 serta tradisi Jawa Selasa Wage yang memiliki bobot neptu 7.

Secara astrologi dan elemen keberuntungan, hari ini dinaungi oleh zodiak Cancer serta pengaruh shio Kerbau Kayu, sementara kondisi alam ditandai dengan periode Kasa dalam siklus Ketiga (Musim Kemarau).

Terkait agenda publik dan hari besar, status hari ini tercatat sebagai Tanggal ini bukan merupakan hari libur nasional., menjadikannya rujukan komprehensif bagi Anda yang membutuhkan data akurat untuk menentukan hari baik, kegiatan adat, maupun perencanaan aktivitas harian.

Informasi Tanggal

Hari

Selasa

Hari ke

173 / 365

Minggu ke

25

Sisa hari

192

Kalender Hijriah

Tanggal Hijriah

12 Zulkaidah 1442 H

Bulan ke

0 · Zulkaidah

Berdasarkan siklus rembulan

Tanggal

12 / Siklus Bulan

Berdasarkan konversi kalender Masehi standar ke sistem penanggalan Hijriah.

Zodiak

Cancer

21 Juni - 22 Juli

Elemen

Air

Sifat

Kardinal

Planet

Bulan

Shio

Kerbau

Shio Tahun 2021

Elemen

Kayu

Perhitungan berdasarkan tahun Masehi secara merata.

Kalender Jawa

Weton

Selasa Wage

Selasa · urip 3 + Wage · urip 4 = Neptu 7

Tahun Jawa

1954

Windu Sancaya

Wuku (Siklus Mingguan)

Julungwangi

Pancasuda

Lebu Katiup Angin

Sering mendapat perlakuan buruk, kekurangan rezeki

Pranata Mangsa (Musim Jawa)

Siklus Pranata Mangsa

Kasa

41 hari · Ketiga (Musim Kemarau)

Fenomena Alam

Daun-daun berguguran, embun menetes

Panduan Pertanian

Waktu tepat menanam palawija

Wewaran (Siklus Hari)

Siklus Nama Keterangan
Ekawara - Siklus 1 hari
Dwiwara Pepet Siklus 2 hari
Triwara Kajeng Siklus 3 hari
Caturwara Laba Siklus 4 hari
Pancawara Paing Pasaran
Sadwara Maulu Paringkelan
Saptawara Soma Ganti Hari
Astawara Brahma Padewan
Sangawara Gigis Padangon
Dasawara Manuh Siklus 10 hari

Pertanyaan Seputar 22 Juni 2021

Jatuh pada hari apakah rincian tanggal 22 Juni 2021 menurut berbagai sistem penanggalan?

Apabila merujuk secara langsung pada kalender masehi standar, tanggal 22 Juni 2021 secara pasti jatuh pada hari Selasa. Sementara itu, apabila kita bedah menggunakan sistem penanggalan komprehensif kalender Jawa, tanggal ini bertepatan secara persis dengan hari pasaran Selasa Wage dan bernaung di bawah payung wuku Julungwangi.

Apakah secara resmi tanggal 22 Juni 2021 ditetapkan sebagai hari libur?

Jawabannya adalah tidak. Menurut SKB ketetapan kalender resmi, tanggal 22 Juni 2021 bukanlah tergolong sebagai hari libur nasional dan juga tidak dijadwalkan sebagai cuti bersama.

Jika dikonversikan secara presisi, bertepatan dengan tanggal berapakah 22 Juni 2021 dalam kalender Hijriah Islam?

Dalam sistem penanggalan kalender Islam (Hijriah) yang mengacu pada fase peredaran bulan mengelilingi bumi, ketetapan waktu untuk tanggal Masehi 22 Juni 2021 secara matematis dikonversi menjadi persis tanggal 12 Zulkaidah 1442 H.

Termasuk ke dalam klasifikasi zodiak apakah rentang kelahiran di bulan Juni ini?

Seseorang yang secara istimewa lahir pada rentang periode di sekitar tanggal 22 Juni ini dipastikan akan berada kokoh pada naungan konstelasi zodiak Cancer ♋. Mereka yang memegang lambang zodiak ini diyakini memiliki karakter inti yang senantiasa didorong oleh kekuatan elemen Air.

Apa shio yang mengendalikan dan memayungi perjalanan sepanjang siklus tahun 2021 ini?

Bagi orang-orang yang kelahirannya terjadi di sepanjang kemunculan tahun 2021 ini, mereka tergolong dan diakui memiliki simbol identitas shio Kerbau 🐮. Penentuan lambang shio ini sejatinya secara teratur bekerja dan berotasi berdasarkan siklus perputaran 12 lambang hewan di dalam ilmu astrologi tradisional Tionghoa.

Bagaimana rincian kalkulasi total jumlah hitungan neptu untuk weton Jawa Selasa Wage?

Berdasarkan rumusan kalkulasi ilmu luhur kuno yang tertuang di dalam kitab kalender Primbon Jawa, jumlah akumulasi neptu keseluruhan untuk weton Selasa Wage tersebut adalah sebesar 7. Nilai akhir skor peruntungan ini sejatinya didapatkan dengan cara menjumlahkan besaran nilai urip pakem dari komponen hari Selasa (yakni sebesar 3) dengan rincian nilai sakral dari komponen pasaran Wage (yakni sebesar 4).