Kalender Indonesia

klik untuk ganti tanggal

Kalender 21 November 2020 Lengkap dengan Tanggal Merah

Informasi lengkap penanggalan pada hari Sabtu, 21 November 2020 menyajikan perpaduan sistem kalender 6 Rabiulakhir 1442 serta tradisi Jawa Sabtu Legi yang memiliki bobot neptu 14.

Secara astrologi dan elemen keberuntungan, hari ini dinaungi oleh zodiak Scorpio serta pengaruh shio Tikus Kayu, sementara kondisi alam ditandai dengan periode Kanem dalam siklus Rendheng (Musim Hujan).

Terkait agenda publik dan hari besar, status hari ini tercatat sebagai Tanggal ini bukan merupakan hari libur nasional., menjadikannya rujukan komprehensif bagi Anda yang membutuhkan data akurat untuk menentukan hari baik, kegiatan adat, maupun perencanaan aktivitas harian.

Informasi Tanggal

Hari

Sabtu

Hari ke

326 / 366

Minggu ke

47

Sisa hari

40

Kalender Hijriah

Tanggal Hijriah

6 Rabiulakhir 1442 H

Bulan ke

0 · Rabiulakhir

Berdasarkan siklus rembulan

Tanggal

6 / Siklus Bulan

Berdasarkan konversi kalender Masehi standar ke sistem penanggalan Hijriah.

Zodiak

Scorpio

23 Oktober - 21 November

Elemen

Air

Sifat

Teted (Fixed)

Planet

Pluto

Shio

Tikus

Shio Tahun 2020

Elemen

Kayu

Perhitungan berdasarkan tahun Masehi secara merata.

Kalender Jawa

Weton

Sabtu Legi

Sabtu · urip 9 + Legi · urip 5 = Neptu 14

Tahun Jawa

1953

Windu Sancaya

Wuku (Siklus Mingguan)

Warigagung

Pancasuda

Lebu Katiup Angin

Sering mendapat perlakuan buruk, kekurangan rezeki

Pranata Mangsa (Musim Jawa)

Siklus Pranata Mangsa

Kanem

43 hari · Rendheng (Musim Hujan)

Fenomena Alam

Buah-buahan membusuk, lalat bermunculan

Panduan Pertanian

Menyemai padi di sawah

Wewaran (Siklus Hari)

Siklus Nama Keterangan
Ekawara Luang Siklus 1 hari
Dwiwara Menga Siklus 2 hari
Triwara Kajeng Siklus 3 hari
Caturwara Sri Siklus 4 hari
Pancawara Wage Pasaran
Sadwara Urukung Paringkelan
Saptawara Sukra Ganti Hari
Astawara Sri Padewan
Sangawara Erangan Padangon
Dasawara Sato Siklus 10 hari

Pertanyaan Seputar 21 November 2020

Jatuh pada hari apakah rincian tanggal 21 November 2020 menurut berbagai sistem penanggalan?

Apabila merujuk secara langsung pada kalender masehi standar, tanggal 21 November 2020 secara pasti jatuh pada hari Sabtu. Sementara itu, apabila kita bedah menggunakan sistem penanggalan komprehensif kalender Jawa, tanggal ini bertepatan secara persis dengan hari pasaran Sabtu Legi dan bernaung di bawah payung wuku Warigagung.

Apakah secara resmi tanggal 21 November 2020 ditetapkan sebagai hari libur?

Jawabannya adalah tidak. Menurut SKB ketetapan kalender resmi, tanggal 21 November 2020 bukanlah tergolong sebagai hari libur nasional dan juga tidak dijadwalkan sebagai cuti bersama.

Jika dikonversikan secara presisi, bertepatan dengan tanggal berapakah 21 November 2020 dalam kalender Hijriah Islam?

Dalam sistem penanggalan kalender Islam (Hijriah) yang mengacu pada fase peredaran bulan mengelilingi bumi, ketetapan waktu untuk tanggal Masehi 21 November 2020 secara matematis dikonversi menjadi persis tanggal 6 Rabiulakhir 1442 H.

Termasuk ke dalam klasifikasi zodiak apakah rentang kelahiran di bulan November ini?

Seseorang yang secara istimewa lahir pada rentang periode di sekitar tanggal 21 November ini dipastikan akan berada kokoh pada naungan konstelasi zodiak Scorpio ♏. Mereka yang memegang lambang zodiak ini diyakini memiliki karakter inti yang senantiasa didorong oleh kekuatan elemen Air.

Apa shio yang mengendalikan dan memayungi perjalanan sepanjang siklus tahun 2020 ini?

Bagi orang-orang yang kelahirannya terjadi di sepanjang kemunculan tahun 2020 ini, mereka tergolong dan diakui memiliki simbol identitas shio Tikus 🐭. Penentuan lambang shio ini sejatinya secara teratur bekerja dan berotasi berdasarkan siklus perputaran 12 lambang hewan di dalam ilmu astrologi tradisional Tionghoa.

Bagaimana rincian kalkulasi total jumlah hitungan neptu untuk weton Jawa Sabtu Legi?

Berdasarkan rumusan kalkulasi ilmu luhur kuno yang tertuang di dalam kitab kalender Primbon Jawa, jumlah akumulasi neptu keseluruhan untuk weton Sabtu Legi tersebut adalah sebesar 14. Nilai akhir skor peruntungan ini sejatinya didapatkan dengan cara menjumlahkan besaran nilai urip pakem dari komponen hari Sabtu (yakni sebesar 9) dengan rincian nilai sakral dari komponen pasaran Legi (yakni sebesar 5).