Kalender Indonesia

klik untuk ganti tanggal

Kalender 21 Januari 2019 Lengkap dengan Tanggal Merah

Informasi lengkap penanggalan pada hari Senin, 21 Januari 2019 menyajikan perpaduan sistem kalender 15 Jumadilawal 1440 serta tradisi Jawa Senin Legi yang memiliki bobot neptu 9.

Secara astrologi dan elemen keberuntungan, hari ini dinaungi oleh zodiak Aquarius serta pengaruh shio Babi Air, sementara kondisi alam ditandai dengan periode Saddha dalam siklus Ketiga (Musim Kemarau).

Terkait agenda publik dan hari besar, status hari ini tercatat sebagai Tanggal ini bukan merupakan hari libur nasional., menjadikannya rujukan komprehensif bagi Anda yang membutuhkan data akurat untuk menentukan hari baik, kegiatan adat, maupun perencanaan aktivitas harian.

Informasi Tanggal

Hari

Senin

Hari ke

21 / 365

Minggu ke

4

Sisa hari

344

Kalender Hijriah

Tanggal Hijriah

15 Jumadilawal 1440 H

Bulan ke

0 · Jumadilawal

Berdasarkan siklus rembulan

Tanggal

15 / Siklus Bulan

Berdasarkan konversi kalender Masehi standar ke sistem penanggalan Hijriah.

Zodiak

Aquarius

20 Januari - 18 Februari

Elemen

Udara

Sifat

Teted (Fixed)

Planet

Uranus

Shio

Babi

Shio Tahun 2019

Elemen

Air

Perhitungan berdasarkan tahun Masehi secara merata.

Kalender Jawa

Weton

Senin Legi

Senin · urip 4 + Legi · urip 5 = Neptu 9

Tahun Jawa

1952

Windu Sancaya

Wuku (Siklus Mingguan)

Ukir

Pancasuda

Tunggak Semi

Rejeki mudah mengalir, murah sandang pangan

Pranata Mangsa (Musim Jawa)

Siklus Pranata Mangsa

Saddha

41 hari · Ketiga (Musim Kemarau)

Fenomena Alam

Air surut, udara dingin bertiup pada pagi hari

Panduan Pertanian

Tanam palawija gelombang kedua

Wewaran (Siklus Hari)

Siklus Nama Keterangan
Ekawara Luang Siklus 1 hari
Dwiwara Menga Siklus 2 hari
Triwara Beteng Siklus 3 hari
Caturwara Jaya Siklus 4 hari
Pancawara Wage Pasaran
Sadwara Was Paringkelan
Saptawara Redite Ganti Hari
Astawara Guru Padewan
Sangawara Jangur Padangon
Dasawara Sato Siklus 10 hari

Pertanyaan Seputar 21 Januari 2019

Jatuh pada hari apakah rincian tanggal 21 Januari 2019 menurut berbagai sistem penanggalan?

Apabila merujuk secara langsung pada kalender masehi standar, tanggal 21 Januari 2019 secara pasti jatuh pada hari Senin. Sementara itu, apabila kita bedah menggunakan sistem penanggalan komprehensif kalender Jawa, tanggal ini bertepatan secara persis dengan hari pasaran Senin Legi dan bernaung di bawah payung wuku Ukir.

Apakah secara resmi tanggal 21 Januari 2019 ditetapkan sebagai hari libur?

Jawabannya adalah tidak. Menurut SKB ketetapan kalender resmi, tanggal 21 Januari 2019 bukanlah tergolong sebagai hari libur nasional dan juga tidak dijadwalkan sebagai cuti bersama.

Jika dikonversikan secara presisi, bertepatan dengan tanggal berapakah 21 Januari 2019 dalam kalender Hijriah Islam?

Dalam sistem penanggalan kalender Islam (Hijriah) yang mengacu pada fase peredaran bulan mengelilingi bumi, ketetapan waktu untuk tanggal Masehi 21 Januari 2019 secara matematis dikonversi menjadi persis tanggal 15 Jumadilawal 1440 H.

Termasuk ke dalam klasifikasi zodiak apakah rentang kelahiran di bulan Januari ini?

Seseorang yang secara istimewa lahir pada rentang periode di sekitar tanggal 21 Januari ini dipastikan akan berada kokoh pada naungan konstelasi zodiak Aquarius ♒. Mereka yang memegang lambang zodiak ini diyakini memiliki karakter inti yang senantiasa didorong oleh kekuatan elemen Udara.

Apa shio yang mengendalikan dan memayungi perjalanan sepanjang siklus tahun 2019 ini?

Bagi orang-orang yang kelahirannya terjadi di sepanjang kemunculan tahun 2019 ini, mereka tergolong dan diakui memiliki simbol identitas shio Babi 🐷. Penentuan lambang shio ini sejatinya secara teratur bekerja dan berotasi berdasarkan siklus perputaran 12 lambang hewan di dalam ilmu astrologi tradisional Tionghoa.

Bagaimana rincian kalkulasi total jumlah hitungan neptu untuk weton Jawa Senin Legi?

Berdasarkan rumusan kalkulasi ilmu luhur kuno yang tertuang di dalam kitab kalender Primbon Jawa, jumlah akumulasi neptu keseluruhan untuk weton Senin Legi tersebut adalah sebesar 9. Nilai akhir skor peruntungan ini sejatinya didapatkan dengan cara menjumlahkan besaran nilai urip pakem dari komponen hari Senin (yakni sebesar 4) dengan rincian nilai sakral dari komponen pasaran Legi (yakni sebesar 5).