Kalender Indonesia

klik untuk ganti tanggal

Kalender 19 Desember 2020 Lengkap dengan Tanggal Merah

Informasi lengkap penanggalan pada hari Sabtu, 19 Desember 2020 menyajikan perpaduan sistem kalender 5 Jumadilawal 1442 serta tradisi Jawa Sabtu Wage yang memiliki bobot neptu 13.

Secara astrologi dan elemen keberuntungan, hari ini dinaungi oleh zodiak Sagittarius serta pengaruh shio Tikus Kayu, sementara kondisi alam ditandai dengan periode Kanem dalam siklus Rendheng (Musim Hujan).

Terkait agenda publik dan hari besar, status hari ini tercatat sebagai Tanggal ini bukan merupakan hari libur nasional., menjadikannya rujukan komprehensif bagi Anda yang membutuhkan data akurat untuk menentukan hari baik, kegiatan adat, maupun perencanaan aktivitas harian.

Informasi Tanggal

Hari

Sabtu

Hari ke

354 / 366

Minggu ke

51

Sisa hari

12

Kalender Hijriah

Tanggal Hijriah

5 Jumadilawal 1442 H

Bulan ke

0 · Jumadilawal

Berdasarkan siklus rembulan

Tanggal

5 / Siklus Bulan

Berdasarkan konversi kalender Masehi standar ke sistem penanggalan Hijriah.

Zodiak

Sagittarius

22 November - 21 Desember

Elemen

Api

Sifat

Ganda (Mutable)

Planet

Jupiter

Shio

Tikus

Shio Tahun 2020

Elemen

Kayu

Perhitungan berdasarkan tahun Masehi secara merata.

Kalender Jawa

Weton

Sabtu Wage

Sabtu · urip 9 + Wage · urip 4 = Neptu 13

Tahun Jawa

1953

Windu Sancaya

Wuku (Siklus Mingguan)

Kuningan

Pancasuda

Satria Wirang

Sering mendapat kesulitan atau rintangan berat

Pranata Mangsa (Musim Jawa)

Siklus Pranata Mangsa

Kanem

43 hari · Rendheng (Musim Hujan)

Fenomena Alam

Buah-buahan membusuk, lalat bermunculan

Panduan Pertanian

Menyemai padi di sawah

Wewaran (Siklus Hari)

Siklus Nama Keterangan
Ekawara Luang Siklus 1 hari
Dwiwara Menga Siklus 2 hari
Triwara Pasah Siklus 3 hari
Caturwara Sri Siklus 4 hari
Pancawara Paing Pasaran
Sadwara Tungleh Paringkelan
Saptawara Sukra Ganti Hari
Astawara Ludra Padewan
Sangawara Urungan Padangon
Dasawara Pisaca Siklus 10 hari

Pertanyaan Seputar 19 Desember 2020

Jatuh pada hari apakah rincian tanggal 19 Desember 2020 menurut berbagai sistem penanggalan?

Apabila merujuk secara langsung pada kalender masehi standar, tanggal 19 Desember 2020 secara pasti jatuh pada hari Sabtu. Sementara itu, apabila kita bedah menggunakan sistem penanggalan komprehensif kalender Jawa, tanggal ini bertepatan secara persis dengan hari pasaran Sabtu Wage dan bernaung di bawah payung wuku Kuningan.

Apakah secara resmi tanggal 19 Desember 2020 ditetapkan sebagai hari libur?

Jawabannya adalah tidak. Menurut SKB ketetapan kalender resmi, tanggal 19 Desember 2020 bukanlah tergolong sebagai hari libur nasional dan juga tidak dijadwalkan sebagai cuti bersama.

Jika dikonversikan secara presisi, bertepatan dengan tanggal berapakah 19 Desember 2020 dalam kalender Hijriah Islam?

Dalam sistem penanggalan kalender Islam (Hijriah) yang mengacu pada fase peredaran bulan mengelilingi bumi, ketetapan waktu untuk tanggal Masehi 19 Desember 2020 secara matematis dikonversi menjadi persis tanggal 5 Jumadilawal 1442 H.

Termasuk ke dalam klasifikasi zodiak apakah rentang kelahiran di bulan Desember ini?

Seseorang yang secara istimewa lahir pada rentang periode di sekitar tanggal 19 Desember ini dipastikan akan berada kokoh pada naungan konstelasi zodiak Sagittarius ♐. Mereka yang memegang lambang zodiak ini diyakini memiliki karakter inti yang senantiasa didorong oleh kekuatan elemen Api.

Apa shio yang mengendalikan dan memayungi perjalanan sepanjang siklus tahun 2020 ini?

Bagi orang-orang yang kelahirannya terjadi di sepanjang kemunculan tahun 2020 ini, mereka tergolong dan diakui memiliki simbol identitas shio Tikus 🐭. Penentuan lambang shio ini sejatinya secara teratur bekerja dan berotasi berdasarkan siklus perputaran 12 lambang hewan di dalam ilmu astrologi tradisional Tionghoa.

Bagaimana rincian kalkulasi total jumlah hitungan neptu untuk weton Jawa Sabtu Wage?

Berdasarkan rumusan kalkulasi ilmu luhur kuno yang tertuang di dalam kitab kalender Primbon Jawa, jumlah akumulasi neptu keseluruhan untuk weton Sabtu Wage tersebut adalah sebesar 13. Nilai akhir skor peruntungan ini sejatinya didapatkan dengan cara menjumlahkan besaran nilai urip pakem dari komponen hari Sabtu (yakni sebesar 9) dengan rincian nilai sakral dari komponen pasaran Wage (yakni sebesar 4).