Kalender Indonesia

klik untuk ganti tanggal

Kalender 18 Oktober 2020 Lengkap dengan Tanggal Merah

Informasi lengkap penanggalan pada hari Minggu, 18 Oktober 2020 menyajikan perpaduan sistem kalender 2 Rabiulawal 1442 serta tradisi Jawa Minggu Pahing yang memiliki bobot neptu 14.

Secara astrologi dan elemen keberuntungan, hari ini dinaungi oleh zodiak Libra serta pengaruh shio Tikus Kayu, sementara kondisi alam ditandai dengan periode Kalima dalam siklus Labuh (Peralihan).

Terkait agenda publik dan hari besar, status hari ini tercatat sebagai Tanggal ini bukan merupakan hari libur nasional., menjadikannya rujukan komprehensif bagi Anda yang membutuhkan data akurat untuk menentukan hari baik, kegiatan adat, maupun perencanaan aktivitas harian.

Informasi Tanggal

Hari

Minggu

Hari ke

292 / 366

Minggu ke

42

Sisa hari

74

Kalender Hijriah

Tanggal Hijriah

2 Rabiulawal 1442 H

Bulan ke

0 · Rabiulawal

Berdasarkan siklus rembulan

Tanggal

2 / Siklus Bulan

Berdasarkan konversi kalender Masehi standar ke sistem penanggalan Hijriah.

Zodiak

Libra

23 September - 22 Oktober

Elemen

Udara

Sifat

Kardinal

Planet

Venus

Shio

Tikus

Shio Tahun 2020

Elemen

Kayu

Perhitungan berdasarkan tahun Masehi secara merata.

Kalender Jawa

Weton

Minggu Pahing

Minggu · urip 5 + Pahing · urip 9 = Neptu 14

Tahun Jawa

1953

Windu Sancaya

Wuku (Siklus Mingguan)

Kurantil

Pancasuda

Lebu Katiup Angin

Sering mendapat perlakuan buruk, kekurangan rezeki

Pranata Mangsa (Musim Jawa)

Siklus Pranata Mangsa

Kalima

27 hari · Labuh (Peralihan)

Fenomena Alam

Hujan mulai menetes, tunas bertumbuh

Panduan Pertanian

Menyiapkan benih padi

Wewaran (Siklus Hari)

Siklus Nama Keterangan
Ekawara Luang Siklus 1 hari
Dwiwara Menga Siklus 2 hari
Triwara Beteng Siklus 3 hari
Caturwara Jaya Siklus 4 hari
Pancawara Kliwon Pasaran
Sadwara Was Paringkelan
Saptawara Saniscara Ganti Hari
Astawara Kala Padewan
Sangawara Tulus Padangon
Dasawara Dewa Siklus 10 hari

Pertanyaan Seputar 18 Oktober 2020

Jatuh pada hari apakah rincian tanggal 18 Oktober 2020 menurut berbagai sistem penanggalan?

Apabila merujuk secara langsung pada kalender masehi standar, tanggal 18 Oktober 2020 secara pasti jatuh pada hari Minggu. Sementara itu, apabila kita bedah menggunakan sistem penanggalan komprehensif kalender Jawa, tanggal ini bertepatan secara persis dengan hari pasaran Minggu Pahing dan bernaung di bawah payung wuku Kurantil.

Apakah secara resmi tanggal 18 Oktober 2020 ditetapkan sebagai hari libur?

Jawabannya adalah tidak. Menurut SKB ketetapan kalender resmi, tanggal 18 Oktober 2020 bukanlah tergolong sebagai hari libur nasional dan juga tidak dijadwalkan sebagai cuti bersama. Meskipun begitu, karena momen ini bertepatan dengan hari Minggu di akhir pekan, maka mayoritas perkantoran komersial maupun instansi pendidikan sekolah umumnya akan tetap tutup alias libur.

Jika dikonversikan secara presisi, bertepatan dengan tanggal berapakah 18 Oktober 2020 dalam kalender Hijriah Islam?

Dalam sistem penanggalan kalender Islam (Hijriah) yang mengacu pada fase peredaran bulan mengelilingi bumi, ketetapan waktu untuk tanggal Masehi 18 Oktober 2020 secara matematis dikonversi menjadi persis tanggal 2 Rabiulawal 1442 H.

Termasuk ke dalam klasifikasi zodiak apakah rentang kelahiran di bulan Oktober ini?

Seseorang yang secara istimewa lahir pada rentang periode di sekitar tanggal 18 Oktober ini dipastikan akan berada kokoh pada naungan konstelasi zodiak Libra ♎. Mereka yang memegang lambang zodiak ini diyakini memiliki karakter inti yang senantiasa didorong oleh kekuatan elemen Udara.

Apa shio yang mengendalikan dan memayungi perjalanan sepanjang siklus tahun 2020 ini?

Bagi orang-orang yang kelahirannya terjadi di sepanjang kemunculan tahun 2020 ini, mereka tergolong dan diakui memiliki simbol identitas shio Tikus 🐭. Penentuan lambang shio ini sejatinya secara teratur bekerja dan berotasi berdasarkan siklus perputaran 12 lambang hewan di dalam ilmu astrologi tradisional Tionghoa.

Bagaimana rincian kalkulasi total jumlah hitungan neptu untuk weton Jawa Minggu Pahing?

Berdasarkan rumusan kalkulasi ilmu luhur kuno yang tertuang di dalam kitab kalender Primbon Jawa, jumlah akumulasi neptu keseluruhan untuk weton Minggu Pahing tersebut adalah sebesar 14. Nilai akhir skor peruntungan ini sejatinya didapatkan dengan cara menjumlahkan besaran nilai urip pakem dari komponen hari Minggu (yakni sebesar 5) dengan rincian nilai sakral dari komponen pasaran Pahing (yakni sebesar 9).