Kalender Indonesia

klik untuk ganti tanggal

Kalender 15 April 2026 Lengkap dengan Tanggal Merah

Informasi lengkap penanggalan pada hari Rabu, 15 April 2026 menyajikan perpaduan sistem kalender 27 Syawal 1447 serta tradisi Jawa Rabu Pahing yang memiliki bobot neptu 16.

Secara astrologi dan elemen keberuntungan, hari ini dinaungi oleh zodiak Aries serta pengaruh shio Kuda Logam, sementara kondisi alam ditandai dengan periode Saddha dalam siklus Ketiga (Musim Kemarau).

Terkait agenda publik dan hari besar, status hari ini tercatat sebagai Tanggal ini bukan merupakan hari libur nasional., menjadikannya rujukan komprehensif bagi Anda yang membutuhkan data akurat untuk menentukan hari baik, kegiatan adat, maupun perencanaan aktivitas harian.

Informasi Tanggal

Hari

Rabu

Hari ke

105 / 365

Minggu ke

16

Sisa hari

260

Kalender Hijriah

Tanggal Hijriah

27 Syawal 1447 H

Bulan ke

10 · Syawal

Berdasarkan siklus rembulan

Tanggal

27 / Siklus Bulan

Berdasarkan konversi kalender Masehi standar ke sistem penanggalan Hijriah.

Zodiak

Aries

21 Maret - 19 April

Elemen

Api

Sifat

Kardinal

Planet

Mars

Shio

Kuda

Shio Tahun 2026

Elemen

Logam

Perhitungan berdasarkan tahun Masehi secara merata.

Kalender Jawa

Weton

Rabu Pahing

Rabu · urip 7 + Pahing · urip 9 = Neptu 16

Tahun Jawa

1959

Windu Sancaya

Wuku (Siklus Mingguan)

Medangkungan

Pancasuda

Tunggak Semi

Rejeki mudah mengalir, murah sandang pangan

Pranata Mangsa (Musim Jawa)

Siklus Pranata Mangsa

Saddha

41 hari · Ketiga (Musim Kemarau)

Fenomena Alam

Air surut, udara dingin bertiup pada pagi hari

Panduan Pertanian

Tanam palawija gelombang kedua

Wewaran (Siklus Hari)

Siklus Nama Keterangan
Ekawara - Siklus 1 hari
Dwiwara Pepet Siklus 2 hari
Triwara Kajeng Siklus 3 hari
Caturwara Menala Siklus 4 hari
Pancawara Kliwon Pasaran
Sadwara Maulu Paringkelan
Saptawara Anggara Ganti Hari
Astawara Yama Padewan
Sangawara Erangan Padangon
Dasawara Pandita Siklus 10 hari

Pertanyaan Seputar 15 April 2026

Jatuh pada hari apakah rincian tanggal 15 April 2026 menurut berbagai sistem penanggalan?

Apabila merujuk secara langsung pada kalender masehi standar, tanggal 15 April 2026 secara pasti jatuh pada hari Rabu. Sementara itu, apabila kita bedah menggunakan sistem penanggalan komprehensif kalender Jawa, tanggal ini bertepatan secara persis dengan hari pasaran Rabu Pahing dan bernaung di bawah payung wuku Medangkungan.

Apakah secara resmi tanggal 15 April 2026 ditetapkan sebagai hari libur?

Jawabannya adalah tidak. Menurut SKB ketetapan kalender resmi, tanggal 15 April 2026 bukanlah tergolong sebagai hari libur nasional dan juga tidak dijadwalkan sebagai cuti bersama.

Jika dikonversikan secara presisi, bertepatan dengan tanggal berapakah 15 April 2026 dalam kalender Hijriah Islam?

Dalam sistem penanggalan kalender Islam (Hijriah) yang mengacu pada fase peredaran bulan mengelilingi bumi, ketetapan waktu untuk tanggal Masehi 15 April 2026 secara matematis dikonversi menjadi persis tanggal 27 Syawal 1447 H.

Termasuk ke dalam klasifikasi zodiak apakah rentang kelahiran di bulan April ini?

Seseorang yang secara istimewa lahir pada rentang periode di sekitar tanggal 15 April ini dipastikan akan berada kokoh pada naungan konstelasi zodiak Aries ♈. Mereka yang memegang lambang zodiak ini diyakini memiliki karakter inti yang senantiasa didorong oleh kekuatan elemen Api.

Apa shio yang mengendalikan dan memayungi perjalanan sepanjang siklus tahun 2026 ini?

Bagi orang-orang yang kelahirannya terjadi di sepanjang kemunculan tahun 2026 ini, mereka tergolong dan diakui memiliki simbol identitas shio Kuda 🐴. Penentuan lambang shio ini sejatinya secara teratur bekerja dan berotasi berdasarkan siklus perputaran 12 lambang hewan di dalam ilmu astrologi tradisional Tionghoa.

Bagaimana rincian kalkulasi total jumlah hitungan neptu untuk weton Jawa Rabu Pahing?

Berdasarkan rumusan kalkulasi ilmu luhur kuno yang tertuang di dalam kitab kalender Primbon Jawa, jumlah akumulasi neptu keseluruhan untuk weton Rabu Pahing tersebut adalah sebesar 16. Nilai akhir skor peruntungan ini sejatinya didapatkan dengan cara menjumlahkan besaran nilai urip pakem dari komponen hari Rabu (yakni sebesar 7) dengan rincian nilai sakral dari komponen pasaran Pahing (yakni sebesar 9).