Kalender Indonesia
Kalender 1 November 2026 Lengkap dengan Tanggal Merah
Informasi lengkap penanggalan pada hari Minggu, 1 November 2026 menyajikan perpaduan sistem kalender 22 Jumadilawal 1448 serta tradisi Jawa Minggu Pahing yang memiliki bobot neptu 14.
Secara astrologi dan elemen keberuntungan, hari ini dinaungi oleh zodiak Scorpio serta pengaruh shio Kuda Logam, sementara kondisi alam ditandai dengan periode Kalima dalam siklus Labuh (Peralihan).
Terkait agenda publik dan hari besar, status hari ini tercatat sebagai Tanggal ini bukan merupakan hari libur nasional., menjadikannya rujukan komprehensif bagi Anda yang membutuhkan data akurat untuk menentukan hari baik, kegiatan adat, maupun perencanaan aktivitas harian.
Informasi Tanggal
Hari
Minggu
Hari ke
305 / 365
Minggu ke
44
Sisa hari
60
Kalender Hijriah
Tanggal Hijriah
22 Jumadilawal 1448 H
Bulan ke
0 · Jumadilawal
Berdasarkan siklus rembulan
Tanggal
22 / Siklus Bulan
Zodiak
Scorpio
23 Oktober - 21 November
Elemen
Air
Sifat
Teted (Fixed)
Planet
Pluto
Shio
Kuda
Shio Tahun 2026
Elemen
Logam
Kalender Jawa
Weton
Minggu Pahing
Tahun Jawa
1959
Windu Sancaya
Wuku (Siklus Mingguan)
Tambir
Pancasuda
Lebu Katiup Angin
Sering mendapat perlakuan buruk, kekurangan rezeki
Pranata Mangsa (Musim Jawa)
Siklus Pranata Mangsa
Kalima
Fenomena Alam
Hujan mulai menetes, tunas bertumbuh
Panduan Pertanian
Menyiapkan benih padi
Wewaran (Siklus Hari)
| Siklus | Nama | Keterangan |
|---|---|---|
| Ekawara | - | Siklus 1 hari |
| Dwiwara | Pepet | Siklus 2 hari |
| Triwara | Beteng | Siklus 3 hari |
| Caturwara | Menala | Siklus 4 hari |
| Pancawara | Kliwon | Pasaran |
| Sadwara | Aryang | Paringkelan |
| Saptawara | Saniscara | Ganti Hari |
| Astawara | Yama | Padewan |
| Sangawara | Tulus | Padangon |
| Dasawara | Pandita | Siklus 10 hari |
Pertanyaan Seputar 1 November 2026
Jatuh pada hari apakah rincian tanggal 1 November 2026 menurut berbagai sistem penanggalan?
Apabila merujuk secara langsung pada kalender masehi standar, tanggal 1 November 2026 secara pasti jatuh pada hari Minggu. Sementara itu, apabila kita bedah menggunakan sistem penanggalan komprehensif kalender Jawa, tanggal ini bertepatan secara persis dengan hari pasaran Minggu Pahing dan bernaung di bawah payung wuku Tambir.
Apakah secara resmi tanggal 1 November 2026 ditetapkan sebagai hari libur?
Jawabannya adalah tidak. Menurut SKB ketetapan kalender resmi, tanggal 1 November 2026 bukanlah tergolong sebagai hari libur nasional dan juga tidak dijadwalkan sebagai cuti bersama. Meskipun begitu, karena momen ini bertepatan dengan hari Minggu di akhir pekan, maka mayoritas perkantoran komersial maupun instansi pendidikan sekolah umumnya akan tetap tutup alias libur.
Jika dikonversikan secara presisi, bertepatan dengan tanggal berapakah 1 November 2026 dalam kalender Hijriah Islam?
Dalam sistem penanggalan kalender Islam (Hijriah) yang mengacu pada fase peredaran bulan mengelilingi bumi, ketetapan waktu untuk tanggal Masehi 1 November 2026 secara matematis dikonversi menjadi persis tanggal 22 Jumadilawal 1448 H.
Termasuk ke dalam klasifikasi zodiak apakah rentang kelahiran di bulan November ini?
Seseorang yang secara istimewa lahir pada rentang periode di sekitar tanggal 1 November ini dipastikan akan berada kokoh pada naungan konstelasi zodiak Scorpio ♏. Mereka yang memegang lambang zodiak ini diyakini memiliki karakter inti yang senantiasa didorong oleh kekuatan elemen Air.
Apa shio yang mengendalikan dan memayungi perjalanan sepanjang siklus tahun 2026 ini?
Bagi orang-orang yang kelahirannya terjadi di sepanjang kemunculan tahun 2026 ini, mereka tergolong dan diakui memiliki simbol identitas shio Kuda 🐴. Penentuan lambang shio ini sejatinya secara teratur bekerja dan berotasi berdasarkan siklus perputaran 12 lambang hewan di dalam ilmu astrologi tradisional Tionghoa.
Bagaimana rincian kalkulasi total jumlah hitungan neptu untuk weton Jawa Minggu Pahing?
Berdasarkan rumusan kalkulasi ilmu luhur kuno yang tertuang di dalam kitab kalender Primbon Jawa, jumlah akumulasi neptu keseluruhan untuk weton Minggu Pahing tersebut adalah sebesar 14. Nilai akhir skor peruntungan ini sejatinya didapatkan dengan cara menjumlahkan besaran nilai urip pakem dari komponen hari Minggu (yakni sebesar 5) dengan rincian nilai sakral dari komponen pasaran Pahing (yakni sebesar 9).